Selasa, 01 November 2011

PRAGMATIK DALAM BAHASA PEMROGRAMAN

PRAGMATIK

Pragmatik adalah cabang ilmu bahasa yang mempelajari struktur bahasa secara eksternal, yakni bagaimana satuan kebahasaan itu digunakan dalam komunikasi.

Menurut Leech (1993) pragmatik adalah studi mengenai makna ujaran dalam situasi tertentu. Sementara Levinson (dalam Siregar 2002) mendefinisikan pragmatik sebagai telaah mengenai relasi antar bahasa dan konteks yang merupakan dasar bagi suatu catatan atau laporan pemahaman bahasa. Dengan demikian ia merupakan telaah mengenai kemampuan pemakai bahasa dalam menghubungkan serta menyerasikan kalimat-kalimat dan konteks secara tepat.

Dalam hubungannya dengan bahasa pemrograman, seorang programmer harus bisa memastikan efisiensi dalam melakukan peng-coding-an. Dalam bahasa C, programmer diberikan kekuasaan untuk mengalokasikan memori. Sebagai akibatnya, apabila programmer lalai dalam mengontrol variabel-variabel yang dihasilkan dari hasil assignment pointer, maka akan terjadi kebocoran memori. Ini diakibatkan apabila seorang programmer mengcreate sebuah variabel pointer, dan kemudian menghapusnya, informasi tersebut masih ada dalam memori, hanya saja sudah tidak bisa diakses lagi.

Sementara itu, pragmatik menguraikan derajat dengan suatu bahasa pemrograman kepada model perhitungan dalam fungsi dan kegunaannya masing-masing, dengan kemudahan implementasi, efisiensi atau efektifitas aplikasi, metodelogi pemograman yang terdapat di dalamnya.

Contoh :

void main()
{
int bil_x;
float bil_y;
clrscr();
cout << “Input bilangan bulat         :”;
cin >> bil_x;
cout << “Input bilangan Pecahan   :”;
cin >> bil_y;
cout << “Bilangan Bulat              =” << bil_x << ‘\n’;
cout << “Bilangan Pecahan   =:” << bil_y << ‘\n’;
}


Sumber            :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar