Kamis, 18 Desember 2014

kecenderungan pengguna handphone di Indonesia

Kecenderungan pengguna HP di Indonesia memang unik. Sebagian besar konsumen di negara kita menggunakan lebih dari satu kartu sehingga hal ini ditangkap oleh vendor baik lokal maupun global untuk menciptakan HP dual SIM. Bahkan sampai mengeluarkan HP triple SIM atau quad SIM. Dan sepertinya fenomena HP ber-SIM ganda ini tidak hanya merambah HP non OS tapi juga mulai menyusup ke ranah HP pintar macam Android dual SIM.

Meski pasar pengguna Android dual SIM belum terlalu besar. Namun ke depannya bisa jadi hal ini akan jadi tree menarik-melihat dari kecenderungan pengguna HP di Indonesia. Lalu hal-hal apa sih yang perlu Anda perhatikan sebelum membeli Android dual SIM. Berikut ulasannya:

1. Kemudahan Memilih Layanan Operator
Bagi Anda yang punya lebih dari satu kartu, adanya Android dual SIM jelas sangat menguntungkan. Hal ini akan memberikan kesempatan Anda untuk memilih layanan dari masing-masing operator. Layanan disini bisa berupa percakapan maupun sms. Anda dengan mudahnya bisa menggunakan paket layanan yang cocok dan sesuai dengan promo yang sedang dilakukan oleh operator. Kartu pertama bisa digunakan untuk memanfaatkan promo percakapan sementara kartu kedua bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan promo sms.

2. Kelengkapan Fitur Koneksi Data
Anda juga perlu memperhatikan kelengkapan sarana koneksi data yang dimiliki. Percuma saja punya HP canggih dual SIM namun tidak memiliki koneksi data mumpuni. Jalur data seperti 3G, HSDPA atau WiFi mutlak dipunyai. Untuk jaringan CDMA, Android tersebut harus punya teknologi EVDO minimal Rev.A yang bisa dipacu hingga kecepatan 3.1 Mbps. Sejauh ini teknologi 3,5G masih jadi tren bagi sebagian besar pengguna seperti halnya teknologi HSDPA yang sanggup menyajikan kecepatan hingga 21 Mbps.

3. Adanya Paket Layanan Data
Anda perlu secara cermat memilih paket layanan data yang diberikan operator. Dengan adanya paket layanan data, Anda tak perlu direpotkan dengan segala macam hal tentang layanan data yang terkait dengan koneksi ke jaringan internet. Apalagi gadget Android yang terbilang rakus akan konsumsi data. Ada yang memberikan Iayanan data gratis selama 3, 6, bahkan sampai 12 bulan. Jadi, Anda dapat mengoptimalkan segala macam kecanggihan dan aplikasi yang ada dalam Android tersebut.

4. Perbandingan Spesifikasi dengan Harga
Hal lain yang jadi bahan pertimbangan adalah mengenai kesesuaian harga dengan spek yang dimiliki sang Android. Spek disini bisa berupa otak bawaan atau prosesor dan grafis yang diusung Android tersebut. Ibarat otak manusia, prosesor adalah fitur terpenting dimana prosesor yang tinggi jelas memberikan aksi yang lebih responsif dalam menjalankan menu Android sehari hari.
Sementara dengan punya spek grafis yang tinggi, kecakapan memainkan game ataupun tampilan visual di Android pada umumnya lebih baik. Sisanya Anda bisa memperhatikan fitur pelengkap lain macam kamera, video, kapasitas RAM, bahkan sampai jenis layar yang digunakan Android tersebut.

5. Versi Android
Setelah itu perlu dilihat versi Android bawaan HP tersebut. Usahakan HP Android yang dipilih sudah mengusung versi Android Gingerbread. Android Gingerbread punya beberapa fitur perbaikan diantaranya input text lebih cepat, fitur copy-paste, peningkatan pada manajemen power maupun penambahan kamera sekunder.
Adanya fitur NFC (Near Field Communication) pada beberapa tipe tertentu juga memungkinkan fitur tersebut digunakan sebagai layanan transaksi perbankan via mobile atau akses ID. Juga layanan VOIP yang digunakan sebagai layanan suara atau video via internet. Dan akses untuk multiple kamera sehingga Anda dapat menggunakan kamera depan untuk alat bidik.

6. Kapasitas Baterai
Titik perhatian lain mengenai kapasitas baterai yang dipunyai si Android. Android yang hanya mampu menampung satu kartu saja sudah rakus akan komsumsi daya. Apalagi buat Android dual SIM. Semakin besar kapasitas mAh yang dimiliki HP, tentunya Anda tak perlu khawatir akan habisanya daya baterai saat digunakan. Beberapa aplikasi penghemat baterai bisa pula digunakan sebagai alternatif supaya baterai tidak boros.

7. Fitur Tambahan pada Android Lokal
Nah ini dia kelebihan yang dimiliki Android dual SIM lokal. Disini Anda akan mendapatkan fitur yang belum dipunyai Android global. Salah satunya adalah fitur TV analog seperti halnya yang dimiliki oleh Beyond B800 dan DGtel 555. Meski kedua HP masih membenamkan Android Froyo namun harganya terbilang ramah di kisaran kurang dari 1 juta.

KESIMPULAN
Faktor- faktor diatas bisa jadi bahan pertimbangan Anda sebelum membeli Android dual SIM. Tentu ke depannya akan semakin banyak beredar HP-HP Android sejenis yang memiliki fitur canggih nan menawan namun lebih bersahabat bagi isi kantong. Paling penting adalah Anda dapat menikmati layanan data yang disediakan operator berbeda tanpa harus membawa HP lebih dari satu. Android dual SIM, why not?



cara mengamankan data dalam jaringan telekomunikasi

Data-data yang dkirimkan melalui jaringan computer dan internet sebagian adalah adalah data-data penting. Hal ini mengundang pihak lain untuk mencuri dan memanfaatkan data-data tersebut untuk keuntungan pribadinya. Tentu saja, pemanfaatan data-data tersebut akan merugikan pemilk data. Pencurian dan pemanfaaatan data-data oleh orang yang tidak berhak merupakan sebuah kejahatan.

Internet sangat berperan penting dalam kehidupan manusia saat ini.Banyak aktivitas yang dilakukan dengan memanfaatkan internet. Beberapa aktivitas yang saat ini sering digunakan adalah internet banking, belanja online, melamar pekerjaan, dan sebagainya.
Kita harus menyadari bahwa transaksi yang kita lakukan di internet, seperti menggunakan internet banking atau belanja di toko online menggunakan data-data penting. Data-data tersebut dikirim dari komputer kita ke komputer server penyedia layanan internet banking atau toko online. Sebelum sampai dikomputer server penyedia jasa layanan, data-data yang kita kirimkan akan melewati komputer-komputer yang ada di jaringan internet. Pada saat melewati jaringan internet tersebut data-data yang kita kirimkan rawan terhadap penyadapan.
Selain penyadapan, komputer yang kita gunakan dapat saja dijangkiti virus yang bekerja sebagai spyware. Spyware dapat merekam semu aktivitas yang dilakukan, tombol-tombol apa saja yang kita ketik, dan kemudian mengirimkannya kepada seseorang di internet.
Karena terhubung dalam sebuah jaringan internet, maka sebuah komputer rawan terhadap penyusupan dari luar. Jika seseorang dapat menyusup kesebuah komputer maka orang tersebut dapat mengambil data-data yang disimpan di komputer tersebut dan menggunakannya untuk keuntungan pribadi.
Keamanan data menjadi hal yang penting dalam komunikasi data yang dilakukan. Bila data user ID dan password internet banking, atau data kartu kredit kita jatuh ke tangan orang yang salah, bias saja orang tersebut akan memanfaatkan untuk hal-hal yang tidak bertanggung jawab. Tentu saja yang dirugikam adalah kita sendiri. Selain itu, pihak penyedia jasa layanan internet dan toko online harus memastikan bahwa data-data yang disimpan di komputer mereka aman dari penyusupan dan pencurian.
Ada dua bentuk aktivitas terhadap jaringan komputer, yaitu hacking dan cracking. Hacking adalah usaha memasuki sebuah jaringan dengan maksud mengeksplorasi atau mencari kelemahan sisitem jaringan secara ilegal. Sedangkan cracking adalah usaha memasuki sebuah jaringan secara ilegal dengan maksud mencuri, mengubah, atau menghancurkan file atau data yang disimpan di komputer-komputer yang ada di jaringan tersebut. Pelaku hacking disebut dengan hacker, sedangkan pelaku cracking disebut dengan cracker.
Berdasarkan hasil penelitian, tidak ada jaringan komputer yang benar-benar aman dari serangan hacker, cracker, spam, e-mail bomb, dan virus computer. Yang dapat dilakukan adalah menjaga jangan sampai jaringan tersebut mudah ditembus, sambil terus berusaha meningkatkan system keamanan data dan jaringan.
Di sisi lain, para hacker dan cracker terus meningkatkan kemampuannya. Di internet kita dapat jumpai banyak sekali website yang memberikan informasi bagaimana menjadi seorang hacker dan cracker serta cara-cara membobol sebuah jaringan komputer.
Di internet kita dapat menjumpai ada banyak program atau utility yang digunakan sebagai alat oleh para hacker dan cracker, antara lain sebagai berikut.




IP Scanner, IP Sniffer, Network Analyzer, E-mail Bombs, Spamming, TCP Wrapper, Password Cracking, dan sebagainya. Dengan menggunakan tool-tool tersebut, seorang hacker dan cracker dapat melihat langsung kemampuan pengamanan dan keamanan sebuah jaringan komputer. Kemudian mereka memanfaatkan kelemahan jaringan komputer tersebut untuk melakukan penyusupan.

Ada beberapa metode atau cara kerja yang digunakan hacker dan cracker untuk menyusup ke sebuah jaringan komputer, antara lain sebagai berikut.

1. Spoofing
Bentuk penyusupan dengan cara memalsukan identitas user sehingga hacker bisa login ke sebuah jaringan komputer secara ilegal. Pemalsuan identitas user ini menyebabkan hacker bisa login seolah-olah sebagai user yang asli.

2. Scanner

Menggunakan sebuah program yang secara otomatis akan mendeteksi kelemahan sistem keamanan sebuah jaringan komputer di jaringan lokal ataupun komputer di jaringan lain. Cara ini memungkinkan seorang hacker yang berada di jepang dapat melihat kelemahan system keamanan sebuah jaringan komputer yang ada di Indonesia.

3. Sniffer

Program ini berfungsi sebagai penganalisis jaringan dan bekerja untuk memonitor jaringan komputer. Program tersebut mengatur kartu jaringan (LAN Card) untuk memonotor dan menangkap semua lalu lintas paket data yang melalui jaringan, tanpa mempedulikan kepada siapa paket data tersebut dikirimkan.

4. Password Craker
Program ini dapat membuka password yang sudah dienkripsi (dikodekan). Selain itu, ada juga password cracker yang bekerja dengan cara menghancurkan sistem keamanan password.

5. Destructive Devices
Program ini berupa virus yang dibuat untuk menghancurkan data-data.
Untuk menjaga keamanan data-data pada saat data tersebut dikirim dan pada saat data tersebut telah disimpan di jaringan komputer, maka dikembangkan beberapa teknik pengamana data. Beberapa teknik pengamanan data yang ada saat ini, antara lain sebagai berikut

1. Internet Firewall
Jaringan komputer yang terhubung ke internet perlu dilengkapi dengan Internet Firewall. Internet Firewall berfungsi untuk mencegah akses dari pihak luar ke sistem internal. Dengan demikian, data-data yang berada didalam jaringan computer tidak dapat diakses oleh pihak-pihak luar yang tidak bertanggung jawab.
Firewall bekerja dengan 2 cara, yaitu menggunakan filter dan proxy. Firewall filter menyaring komunikasi agar terjadi seperlunya saja, hanya aplikasi tertentu saja yang bisa lewat dan hanya komputer dengan identitas tertentu saja yang bisa berhubungan. Firewall proxy berarti mengizinkan pemakai dari dalam untuk mengakses internet seluas-luasnya, namun dari luar internet hanya dapat mengakses satu komputer tertentu saja.

2. Kriptografi
Kriptografi adalah seni menyandikan data. Data yang akan dikirim disandikan terlebih dahulu sebelum dikirim melalui internet. Di komputer tujuan, data tersebut dikembalikan ke bentuk aslinya, sehingga dapat dibaca dan dimengerti oleh penerima.
Data disandikan agar apabila ada pihak-pihak yang menyadap pengiriman data, pihak tersebut tidak dapat mengerti isi data yang dikirim karena masih berupa kata sandi. Dengan demikian, keamanan data dapat dijaga.
Ada dua proses yang terjadi dalam kriptografi, yaitu proses enkripsi dan dekripsi. Proses enkripsi adalah mengubah data asli menjadi data sandi. Sedangkn proses dekripsi adalah proses mengembalikan data sandi menjadi data aslinya. Data asli atau data yang akan disandikan disebut dengan plain teks. Sedangkan data hasil penyandian disebut dengan cipher teks. Proses enkripsi terjadi dikomputer pengirim, sebelum data tersebut dikirimkan. Sedangkan proses dekripsi terjadi dikomputer penerima sesaat setelah data diterima, sehingga penerima dapat mengerti data yang dikirim.

3. Secure Socket Layer (SSL)
Jalur pengiriman data lewat internet melalui banyak transisi dan dikuasai oleh banyak orang. Hal ini menyebabkan pengiriman data melalui internet rawan oleh penyadapan. Oleh karena itu, browser dilengkapi dengan Secure Socket Layer yang berfungsi untuk menyandikan data. Dengan cara ini, komputer-komputer yang berada diantara komputer pengirim dan penerima tidak dapat lagi membaca isi data.

Menurut penelitian, tidak ada jaringan komputer dan komunikasi data yang benar-benar aman Teknologi-teknologi tersebut dibuat hanyalah untuk mengurangi risiko yang mungkin terjadi.


Sumber:


gangguan yang terjadi pada telematika

Pengertian Telematika itu sendiri adalah : menurut wikipedia Telematika merupakan singkatan dari Telekomunikasi dan Informatika. Pengertian Telematika sendiri lebih mengacu kepada industri yang berhubungan dengan penggunakan komputer dalam  sistem telekomunikasi. 
Beberapa contoh yang termasuk dalam telematika ini adalah layanan dial up ke Internet maupun semua jenis jaringan yang didasarkan pada sistem telekomunikasi untuk mengirimkan data. Internet sendiri merupakan salah satu contoh dari telematika. 

Layanan Informasi adalah penyampaian berbagai informasi kepada sasaran layanan agar individu dapat memanfaatkan informasi tersebut demi kepentingan hidup dan perkembangannya. Tujuan layanan informasi secara umum agar terkuasainya informasi tertentu sedangkan secara khusus terkait dengan fungsi pemahaman (paham terhadap informasi yang diberikan) dan memanfaatkan informasi dalam penyelesaian masalah. Layanan informasi menjadikan individu mandiri yaitu memahami dan menerima diri dan lingkungan secara positif, objektif dan dinamis, mampu mengambil keputusan, mampu mengarahkan diri sesuai dengan kebutuhannya tersebut dan akhirnya dapat mengaktualisasikan dirinya.
motif-motif gangguan yang terjadi pada layanan telematika yaitu :

-  Noise adalah suatu sinyal gangguan yang bersifat akustik (suara), elektris, maupun elektronis yang hadir dalam suatu sistem (rangkaian listrik/ elektronika) dalam bentuk gangguan yang bukan merupakan sinyal yang diinginkan.

-  Flooding adalah teknologi informasi yang mengacu kepada salah satu jenis serangan Denial-of-service yang menggunakan paket-paket SYN. Denial of Service (DoS) merupakan serangan dimana suatu pihak mengekploitasi aspek dari suite Internet Protocol untuk menghalangi akses pihak yang berhak atas informasi atau sistem yang diserang.

-  Virus adalah sebuah program komputer yang dapat menggandakan dirinya secara sendiri dalam sistem komputer. Sebuah worm dapat menggandakan dirinya dengan memanfaatkan jaringan (LAN/WAN/Internet) tanpa perlu campur tangan dari user itu sendiri.

-  Sniffer adalah sebuah device penyadapan komunikasi jaringan komputer dengan memanfaatkan mode premicious pada ethernet.

- interruption
suatu aset dari suatu sistem diserang sehingga menjadi tidak tersedia atau tidak dapat dipakai oleh yang berwenang. Contohnya adalah perusakan/modifikasi terhadap piranti keras atau saluran jaringan.

- Interception 
suatu pihak yang tidak berwenang mendapatkan akses pada suatu aset. Pihak yang dimaksud bisa berupa orang, program, atau sistem yang lain. Contohnya adalah penyadapan terhadap data dalam suatu jaringan

- Modification 
suatu pihak yang tidak berwenang dapat melakukan perubahan terhadap suatu aset. Contohnya adalah perubahan nilai pada file data, modifikasi program sehingga berjalan dengan tidak semestinya, dan modifikasi pesan yang sedang ditransmisikan dalam jaringan.

- Fabrication
suatu pihak yang tidak berwenang menyisipkan objek palsu ke dalam sistem. Contohnya adalah pengiriman pesan palsu kepada orang lain.


menurut saya ada beberapa gangguan saat mengakses layanan telematika salah satunya adalah terjadinya membutuhkan waktu yang agak lama untuk mengakses situs, bisa jadi dikarenakan terjadinya keterbatasan bandwith dalam jaringan internet tersebut, atau karena cuaca sedang buruk yang mempengaruhi sinyal wireless internet saat itu. Bisa juga gangguan internet terjadi karena kegagalan kabel jaringan, akibat putusnya kabel jaringan yang bisa mempengaruhi kinerja sebuah komputer dalam sebuah jaringan karena ptusnya kabel patch anda karena digigit tikus, masalah jaringan yang berdampak pada satu blok gedung karena putusnya kabel antar switch (uplink cable); atau karena kegagalan karena terjadi kerusakan backbone cable.


Referensi 





Senin, 03 November 2014

Perkembangan Teknoogi Wireless

Pada tahun 1997 IEEE membuat suatu spesifikasi/standar WLAN yang pertama dengan kode IEEE 802.11 (bekerja pada frekuensi 2.4 GHz). Standar ini diciptakan oleh Komite IEEE (kode IEEE 802) yang menangani standardisasi jaringan LAN/MAN. Hanya sayang kecepatan komunikasi datanya baru 2 Mbps. Oleh karena itu, pada tahun 1999 muncul spesifikasi baru bernama 802.11b dimana tipe ini bisa mencapai data rate 11 Mbps. Namun, ada satu kelemahan dari tipe ini, yaitubanyak alat-alat lain yang menggunakan gelombang radio pada frekuensi ini 2.4 GHz (misal: cordless phone, microwave oven, dll.). Jadi, sangat mungkin terjadi Interferensi yang akan menggangu performa WLAN tipe ini.
Perubahan dan spesifikasi baru yang lebih mumpuni pun bermunculan. Misalnya, tak lama setelah tipe 802.11b, IEEE membuat spek baru 802.11a yang menggunakan frekuensi 5 GHz dan data rate mencapai 54 Mbps. Kemudian pada tahun 2002, muncul 802.11g yang menggabungkan kelebihan pada 802.11b dan 802.11a.
Tipe ini bekerja pada frekuensi 2,4Ghz dengan kecepatan transfer data teoritis maksimal 54Mbps. Peralatan 802.11g kompatibel dengan 802.11b, artinya pemakaiannya dapat saling dipertukarkan. Misalkan saja sebuah komputer yang menggunakan LAN card 802.11g dapat memanfaatkan access point 802.11b, dan sebaliknya.Pada tahun 2006, 802.11n dikembangkan dengan menggabungkan teknologi 802.11b dan 802.11g. Teknologi ini dikenal dengan istilah MIMO (Multiple Input Multiple Output) merupakan teknologi Wi-Fi terbaru. MIMO dibuat berdasarkan spesifikasi Pre-802.11n. Kata ”Pre-” menyatakan “Prestandard versions of 802.11n”. Lebar frekuensi tipe 802.11n ini 2.4 GHz dengan data rate mencapai 100Mbps. Daya tembus MIMO terhadap penghalang lebih baik, selain itu jangkauannya lebih luas sehingga Anda dapat menempatkan laptop atau klien Wi-Fi sesuka hati.
Hardware yang digunakan pada wireless
a. Hardware Access Point + plus

Perangkat standard yang digunakan untuk access point. Access Point dapat berupa perangkat access point saja atau dengan dual fungsi sebagai internal router.
b. PCMCIA Adapter
Alat ini dapat ditambahkan pada notebook dengan pada PCMCIA slot. Model PCMCIA juga tersedia dengan tipe G atau double transmit.
c. USB Wireless Adaptor
Alat ini mengambil power 5V dari USB port. Untuk kemudahan USB WIFI adapter dengan fleksibel ditempatkan bagi notebook dan PC.
d. USB Add-on PCI slot
Perangkat ini umumnya diberikan bersama paket mainboard untuk melengkapi perangkat WIFI pada sebuah computer. Sama kemampuannya dengan PCI card wireless network tetapi mengunakan jack USB internal pada mainboard termasuk pemakaian power diambil dari cable tersebut.

e. Mini PCI bus adapter
PCImini bus adalah slot PCI yang disediakan pada notebook dan pemakai dapat menambahkan perangkat seperti WIFI adaptor didalam sebuah notebook.

f. PCI card wireless network

PCIcard Wireless network dapat juga berupa sebuah card WIFI yang ditancapkan pada slot computer atau dengan mengambil power dari USB tetapi dipasangkan pada PCI slot. Perangkat Wireless network dapat juga diaktifkan menjadi Access point. Perangkat jenis PCI card dipasangkan permanen pada sebuah desktop PC.

Software yang digunakan pada wireless
a. Wireless Wizard
Meningkatkan keandalan dan penggunaan dari setiap WiFi, WiMAX, LTE, 3G atau jaringan data nirkabel.
b. Easy wifi radar
untuk menemukan dan terhubung untuk membuka jalur akses nirkabel dengan mouseclick tunggal. Terhubung ke hotspot gratis tanpa kerumitan.
c. Advanced port scanner
dapat memindai port sangat cepat, berisi deskripsi untuk port umum, dan dapat melakukan scan pada rentang port yang telah ditentukan.

Sumber:
http://rizma.blogstudent.mb.ipb.ac.id/2010/06/16/3/#
http://id.wikipedia.org/wiki/WiMAX#Perkembangan_Teknologi_Wireless
http://www.diskusiweb.com/discussion/32065/kelemahan-client-server/p1


Jelaskan tentang perkembangan jaringan computer sebagai sarana yang digunakan dalam proses telematika!

Dalam proses telematika jaringan komputer sangat diperlukan karena kegunaan tersebut, makan kegunaan dari jaringan komputer adalah unutk saling berinteraksi antar komputer yang satu dengan komputer yang lainnya. dapat diartikan sebagai sebuah rangkaian dua atau lebih komputer. Komputer-komputer ini akan dihubungkan satu sama lain dengan sebuah sistem komunikasi. Dengan jaringan komputer ini dimungkinkan bagi setiap komputer yang terjaring di dalamnya dapat saling tukar-menukar data, program, dan sumber daya komputer lainnya, seperti media penyimpanan, printer, dan lain-lain. Jaringan komputer yang menghubungkan komputer-komputer yang berada pada lokasi berbeda dapat juga dimanfaatkan untuk mengirim surat elektronik (e-mail), mengirim file data (upload) dan mengambil file data dari tempat lain (download), dan berbagai kegiatan akses informasi pada lokasi yang terpisah. Tujuan utama dari sebuah jaringan komputer adalah sharing resource (sumber daya), dimana sebuah komputer dapat memanfaatkan sumber daya yang dimiliki komputer lain yang berada dalam jaringan yang sama.
Perkembangan teknologi komunikasi data dan jaringan komputer dewasa ini sudah tidak terbatas lagi hanya pada komputer. Berbagai perangkat teknologi komunikasi yang dapat membantu dalam proses telematika saat ini berkembang mengikuti perkembangan teknologi komputer, banyak diantaranya mengintegrasikan perangkat komputer, seperti mikroprosesor, memori, display, storage, dan teknologi komunikasi ke dalamnya. Suatu jaringan komputer pada umumnya terdiri atas:
·         Kartu jaringan (network interface card / NIC) pada setiap komputer
·         Medium Koneksi, yang menghubungkan kartu jaringan satu komputer ke komputer lainnya, biasa disebut sebagai medium transmisi data, bisa berupa kabel maupun nirkabel atau tanpa-kabel(wireless seperti radio, microwave, satelit, dan sebagainya).
·         Minimal dua buah komputer
·         Peralatan interkoneksi, seperti Hub, BridgeSwitch, Router, dan Gateway, apabila jaringan yang dibentuk semakin luas jangkauannya.
·         Perangkat Lunak Sistem operasi jaringan (network operating system software / NOSS) yang berfungsi untuk melakukan pengelolaan sistem jaringan, misalnya: Microsoft Windows 2000 server,Microsoft Windows NT, Novell Netware, Linux, dan sebagainya.

Model Peer to Peer

Peer artinya rekan sekerja. Setiap komputer di dalam jaringan peer mempunyai fungsi yang sama dan dapat berkomunikasi dengan komputer lain yang telah memberi izin. Secara sederhana, setiap komputer pada jaringan peer berfungsi sebagai client dan server sekaligus. Jaringan peer digunakan di sebuah kantor kecil dengan jumlah komputer sedikit, yaitu dibawah sepuluh workstation. Model ini cocok untuk jaringan kecil, seperti Windows for Workgroup. Dalam sistem jaringan ini, yang diutamakan adalah penggunaan program, data dan printer secara bersama-sama. Sistem jaringan ini juga dapat dipakai di rumah. Pemakai komputer cukup memasang netword card di kedua komputernya, kemudian dihubungkan dengan kabel yang khusus digunakan untuk sistem jaringan.
Keuntungan menggunakan jaringan peer:
1.      Tidak memerlukan investasi tambahan untuk pembelian hardware dan software server.
2.      Tidak diperlukan seorang network administrator dan setup-nya mudah, serta membutuhkan biaya yang murah.
Kerugian menggunakan jaringan peer:
1.      Sharing sumberdaya pada suatu komputer didalam jaringan akan sangat membebani komputer tersebut.
2.      Kesulitan dalam mengatur file-file. User harus menangani komputernya sendiri jika ditemui masalah. Keamanan model ini sangat lemah.

Model Client / Server

Model ini memisahkan secara jelas antara server, yaitu yang dapat memberikan layanan jaringan danclient, yaituyang hanya menerima layanan. Beberapa komputer diatur (setting) sebagai server yang memberikan segala sumberdaya (resource) dari jaringan, seperti printer, modem, saluran dan lain-lain kepada komputer lain yang terkoneksi ke jaringan yang berfungsi sebagai client. Agar server dan client(dan diantara mereka) dapat berkomunikasi, server menggunakan aplikasi jaringan yang disebut server program, sementara client menggunakan client program untuk berkomunikasi dengan server programpada server.
Jaringan berbasis server atau client-server diartikan dengan adanya server didalam sebuah jaringan yang menyediakan mekanisme pengamanan dan pengelolaan jaringan tersebut. Jaringan ini terdiri dari banyak client dari satu atau lebih server. Client juga biasa disebut front-end yang meminta layanan, seperti penyimpanan dan pencetakan data ke printer jaringan, sedangkan server yang sering disebutback-end menyampaikan permintaan tersebut ke tujuan yang tepat.
Pada Windows NT, Windows 2000, dan Windows Server 2003, jaringan berbasis server diorganisasikan di dalam domain-domain. Domain adalah koleksi jaringan dan client yang saling berbagi informasi. Keamanan domain dan perizinan log on dikendalikan oleh server khusus yang disebut domain controlle. Terdapat satu pengendali domain utama atau Primary Domain Controller (PDC) dan beberapa domaincontroller pendukung atau Backup Domain Controller (BDC) yang membantu PDC pada waktu-waktu sibuk atau pada saat PDC tidak berfungsi karena alasan tertentu.
Primary Domain Controller juga diterapkan di dalam jaringan yang menggunakan server Linux. Softwareyang cukup andal menangani masalah ini adalah samba yang sekaligus dapat digunakan sebagai penyedia layanan file dan print yang membuat komputer Windows dapat mengakses file-file di mesinLinux dan begitu pula sebaliknya.

Keuntungan menggunakan jaringan berbasis server:

1.      Media penyimpanan data yang terpusat memungkinkan semua user menyimpan dan menggunakan data di server dan memberikan kemudahan melakukan back-up data di saat kritis. Pemeliharaan data juga menjadi lebih mudah karena data tidak tersebar di beberapa komputer.
2.      Kemampuan server untuk menyatukan media penyimpanan di satu tempat akan menekan biaya pembangunan jaringan. Server yang telah dioptimalkan membuat jaringan berjalan lebih cepat daripada jaringan peer-to-peer. Membebaskan user dari pekerjaan mengelola jaringan.
3.      Kemudahan mengatur jumlah pengguna yang banyak. Kemampuan untuk sharing peralatan mahal, seperti printer laser. Mengurangi masalah keamanan karena pengguna harus memasukkan password untuk setiap peralatan jaringan yang akan digunakan.

Kerugian menggunakan jaringan berbasis server:
1.      Membutuhkan software NOS yang mahal contoh : NT atau server Windows 2000, XP,Novell, UNIX
2.      Membutuhkan hardware yang lebih tinggi dan mahal untuk mesin server.
3.      Membutuhkan administrator yang profesional.
4.      Mempunyai satu titik lemah jika menggunakan satu server, data user menjadi tak ada jika server mati.

sumber:
http://ilmuti.org/2012/05/kelebihan-dan-kekurangan-menggunakan-sistem-jaringan-komputer-client-server/
Ardiansyah D. 2003. Teknologi Jaringan Komputer. Kuliah Umum IlmuKomputer.com.
http://afdhalnur.blogspot.com/2010/11/hardware-dan-software-yang-digunakan.html